Sebuah kisah

Kehilangan arah jalan di perjalanan

Usia 17 tahun adalah dimana usia dimulainya perjalanan hidup sebagian banyak orang, pada usia ini akan ada banyak hal yang akan di temui dan di lalui.
seorang wanita benama nadia  baru saja lulus sekolah kejuruan, ia ingin sekali melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi yaitu universitas.
namun  nadia berasal dari keluarga yang biasa-biasa saja akhirnya nadia mengurungkan niatnya karena keterbatasan biaya.

Orang tua nadia tak mampu membiayai sekolahnya dan meminta nadia untuk bekerja saja dahulu dengan tujuan mengumpulkan uang agar dapat di gunakan untuk biaya melanjutkan sekolahnya nanti.

Nadiapun setuju dan mulai mencari informasi pekerjaan dan orang tuanya ikut membantu nadia mencari pekerjaan ,  mereka menanyakan informasi lowongan pekerjaan kepada tetangga, teman bahkan saudara dekat dan jauh yang mereka kenali.
Sampai pada akhirnya orang tua nadia yaitu ibunya mendapatkan informasi bahwa saudaranya yang memiliki perusahaan percetakan di derah surabaya sedang membutuhkan designer.
Nadia yang merupakan lulusan sekolah kejuruan desain grafis itu merasa senang mendengar orang tuanya memberikan kabar baik tersebut.

Nadia mengrimkan berkas lowongan kerja  miliknya via email kepada perusahaan percetakan milik kerabat atau saudara ibunya nadia itu yang berada di surabaya.

Beberapa hari kemudian nadia mendapatkan panggilan dari perusahaan percetakan tersebut , nadia mendapatkan informasi untuk hadir menjalani tes seleksi pemilihan pekerja.
kemudian nadia berangkat dari bandung menuju surabaya untuk mengikuti tes seleksi kerja.

Besoknya nadia hadir dan mengikuti tes seleksi kerja di perusahaan percetakan tersebut.
setelah menunggu beberapa jam hasil tes nadia selsai di rekap, dan ternyata nadia mendapatkan hasil yang kurang memuaskan dari nilai ujian tes tertulis hingga hasil tes potensi atau skil juga banyak sekali kurangnya.

Namun karna itu adalah perusahaan milik kerabat atau saudara ibunya nadia, maka pihak management perusahaan memberikan kesempatan pada nadia dan akhirnya nadiapun di terima untuk bekerja di perusahaan percetakan itu.

Hari pertama nadia mulai bekerja ia diminta untuk mengenali lingkungan perusahaan dan memepelajari aturan yang ada dan beradaptasi dengan rekan kerja yang lain.
di Hari kedua nadia baru di informasikan jobdesk mengenai pekerjaan yang harus ia lakukan.
nadia mendapatkan tugas pertamanya pada hari itu yaitu membuat iklan benner promosi atau iklan yang akan di gunakan pada hari minggu untuk acara car free day.

setelah beberapa jam mengerjakan desain bannernya nadia akhirnya selsai membuatnya namun hasilnya di tolak dan nadia diminta untuk mendesain ulang sesuai dengan catatan revisi dari atasannya.

nadia merasakan tekanan di perkerjaannya itu karna ia baru pertama kali bekerja dan belum memiliki pengalaman serta skil desain yang nadia miliki masih belum cukup, dan hal itu nadia sadari betul.

Atasan nadia yang memiliki rasa kepekaan dan menyadari nadia masih belum mampu untuk bekerja dengan waktu yang di tentukan dan di tambah lagi skil nadia yang masih belum matang sehingga ia akan merasakan tekanan dalam bekerja , akhirnya meminta nadia untuk mengikuti kursus tambahan desain grafis , dan akan di biayai oleh perusahaan percetakan tersebut.

nadia yang mendengar hal itupun sangat senang dan mengabarkan kabar baik itu pada kedua orang tuanya yang berada di bandung.
orang tua nadia yang mendengar kabar itu begitu senang juga karna anaknya disana di perlakukan dengan baik.

Besok harinya nadia mulai menjalani kursus desain grafis hingga 6 bulan kedepan.
3 bulan pertama  nadia sudah mulai ada perkembangan, skil desain grafis yang ia buat selalu menarik namun masih membutuhkan waktu yang cukup lama dalam pembuatannya.
6 bulan kemudian nadia memperlihatkan kemajuan yang begitu baik , ia sudah bisa dengan cepat membuat desain yang di inginkan atasannya dan hasil desainnya tidak ada lagi revisi dan selalu dengan waktu yang di inginkan.

Nadia yang sudah merasakan bahwa dirinya sudah mampu melakukan pekerjaan dengan baik menjadikan nadia selalu percaya diri dan ia begitu menikmati pekerjaannya tersebut.

sampai pada hari dimana nadia merasa jenuh , nadia merasakan bosan karna dirinya tinggal sendiri di sebuah rumah kontrakan, dan tidak pernah berpergian kemana-mana , setiap harinya nadia hanya bekerja saja tidak ada kegiatan lain yang ia lakukan .
lalu kemudian pada hari itu nadia mencoba membuka situs media sosial akun miliknya dan nadia melihat teman-temanya di masa sekolah dahulu , ia melihat galeri foto teman-temannya , terlihat di foto tersebut teman nadia menggunakan almamater sekolah atau universitas.

Setelah selsai melihat-lihat galeri di akun media sosialnya , nadia yang masih memiliki cita-cita untuk melanjutkan pendidikannya kemudian menghubungi orang tuanya untuk memberitahukan bahwa di tahun depan ia akan mendaftar untuk masuk ke universitas mengambil kelas karyawan.

orang tua nadia yang mendengar hal itupun tidak banyak berkata hanya mengatakan “Silahkan saja jika itu ke inginan kamu nadia , maaf ibu dan bapak tidak bisa bantu biaya kamu”
nadiapun menjawab perkataan kedua orang tuanya ” Tidak apa apa nadia akan biayai sekolah nadia menggunakan uang yang nadia dapat dari hasil bekerja”

Tepat sudah 1 tahun nadia bekerja di perusahaan percetakan , dan usia nadia kini sudah 18 tahun.
nadia sudah memutuskan bahwa ia akan melanjutkan sekolahnya kembali sambil bekerja.

sudah 3 bulan nadia masuk universitas ia merasakan kesenangan karna kini nadia memiliki banyak teman wanita maupun lelaki di kampusnya  , namun mayoritasnya adalah lelaki di kelasnya nadia.
kini hari libur nadia sudah tidak membosankan lagi karna nadia sudah memiliki jadwal kegiatan apa yang akan nadia lakukan dengan teman-teman kampusnya.

Tak terasa nadia kini sudah 1 tahun berada di kampus itu  dan nadia sudah berumur 19 tahun serta pendidikanya sudah sampai tahap semester 2 , pekerjaan dan sekolahnya berjalan dengan baik.
nadia mampu menghidupi dirinya bahkan membiaya sekolahnya sendiri sehingga tidak merepotkan orang lain terutama kedua orang tuanya.

teman-teman nadia di kampus mengenal nadia adalah wanita dengan memilki potensi atau skil yang sudah matang , benar saja karena setiap ada kegiatan di kampus yang membutuhkan desain maka nadia adalah orang yang di cari teman-temannya untuk membantu mendisain di acara yang ada di kampus tersebut, dan itu menjadikan nadia bagian terpenting di lingkungan teman kampusnya.

karena hal itu juga kegiatan nadiapun menjadi lebih padat karna dia melakukan perkerjaan desain di tempat ia bekerja dan dia juga sering di minta temannya di kampus untuk desain acara kampus, namun hal itu tidak menjadikan masalah baginya, ia mampu mengerjakannya dengan baik.

karna hal profesionalitas nadia dalam bekerja maka atasan nadia mempercayai kinerja nadia lalu menambahkan jobdesk baru kepadanya yaitu sekedar menyimpan uang atau  dana kas iuran bulanan seluruh karyawan yang ada di perusahaan tersebut.

Kemudian suatu hari nadia mendapatkan permintaan bantuan dari teman kampusnya untuk mendisain banner untuk kemunitas MAPALA yang ada di kampusnya, namun rupanya nadia tertarik dengan komunitas tersebut dan menanyakan pada teman lelakinya yang kebetulan sudah bergabung di komunitas tersebut.
lalu beberapa hari kemudian nadia sudah bergabung di komunitas karna ia akan menaiki gunung bersama teman-teman lelaki di kampusnya.

Nadia sering terlihat berkumpul dengan teman lelakinya di bandingkan dengan teman wanita di kampusnya karna memang mayoritas teman nadia adalah lelaki.
Pergaulan nadia menjadi lebih luas dengan seringnya ia berkumpul dengan teman-teman lelakinya.
dan semenjak nadia bergabung dengan komunitas itu ia sering mengambil cuti di tempat kerjanya karna ia memilik jadwal pendakian yang tidak bisa di tempuh dalalm waktu 1 hari.

Kegiatan pendakian ke gunung di ketahui oleh orang tua nadia , dan hal itu menimbulkan rasa khawatir orang tua nadia karna ia adalah seorang wanita, dan meminta nadia untuk tidak ikut kegiatan tersebut, namun karna nadia menghiraukannya dan mengatakan pada orang tuanya bahwa ia akan baik-baik saja.

Rumah kontrakan nadia kini suka terlihat ramai karna tempat tinggal nadia di jadikan basecamp atau tempat berkumpulnya teman-teman kampus nadia, namun bukan teman wanita nadia yang terlihat melainkan teman-teman lelakinya.

Karna kegiatan dan pergaulan nadia yang sudah cukup luas menjadikan nadia kurangnya istirahat sehingga nadia  mengalami sakit-sakitan dan selalu ijin tidak masuk bekerja.

Pekerjaan nadia terbengkalai karna ia sering tidak masuk karna sakit dan selalu mengambil cuti.
sampai pada akhirnya entah bagaimana ceritanya nadia suka meminjam uang rekan kerjanya dengan alasan berobat dan membayar biaya sekolahnya, tidak sedikit uang yang ia pinjam dan bukan hanya kepada 1 orang saja  ia meminjam uang, dan itu menjadikan nadia terlilit hutang pada rekan-rekan kerjanya, namun yang anehnya adalah nadia masih suka membali barang-barang baru seperti handphone , pakaian, dan barang-barang kebutuhan rumah seperti kulkas dan lainnya , yang hal itu di ketahui rekan kerjanya yang duduk bersebalahan dengan nadia.

Temennya tidak merasa terlalu mencurigai nadia dan tidak ingin ikut campur dengan urusan nadia.
Beberapa hari kemdian nadia melunasi hutang rekan-rekan kerjanya entah uang dari mana nadia dapat membayarkannya.

sudah 3 tahun nadia bekerja di perusahaan percetakan itu dan nadia sudah berumur 20 tahun dan saat ini pendidikannya sudah sampai pada tahap semester 4.

namun sayang sekali nadia di ketahui bahwa sudah menggunakan uang kas milik karyawan , ternyata selama ini nadia sudah menggunakan uang tersebut untuk kebutuhannya dan ia juga melunasi hutang rekan-rekan kerjanya menggunakan uang kas yang sudah di percayakan atasannya kepada nadia.
Hal itu di ketahui dari laporan tahunan keuangan, yang nantinya uang tersebut harus di setorkan atau di berikan pada seluruh karyawan.
namun uang yang di simpan oleh nadia tidak ada sebagian dan nadia mengakui bahwa sudah menggunakan uang itu untuk kebutuhan pribadinya.

Atasannya yang mengetahui hal tersebut merasa sangat kecewa besar padanya karna ia sudah meng-khianati kepercayaannya dan pada akhirnya nadia harus di berhentikan dari perusaahaan tersebut.
nadia menerima kesahalannya itu dan ia-pun kembali ke rumah orang tuanya yang ada di bandung dan menyesali atas perbuatannya itu.

Orang tua nadia yang melihat anaknya bisa melakukan hal seperti itu sangat tidak menyangka dan merasa malu pada saudaranya dan meminta maaf atas kesalahan yang di perbuat anaknya dan berjanji akan mengembalikan uang yang sudah dipakai oleh nadia.

Ibunya nadia menasehatinya ia mengatakan “bahwa jadikan ini adalah sebuah pelajaran agar kamu tidak mengulangi kesalahan yang sama di lain waktu,  dan tebus kesalahan kamu dengan perubahan diri menjadi baik dan buktikan kamu bisa berubah nadia”
kemudian nadia menjawab
Nadia : ” Baik bu  , saya sangat menyesali dengan apa yang sudah saya perbuat, dan merasa malu karna sudah mencoreng nama baik ibu dan ayah dengan prilaku nadia”
Ibu : “Yang sudah biarlah sudah , kamu harus membuka lembaran baru karna perjalanan kamu masih panjang nadia jangan sampai kamu kehilangan arah jalan di perjalanan kamu yang berikutnya
Nadia : ” Baik ibu . Terima kasih atas nasehatnya”

Lalu ayahnya nadia memberikan nasehat kembali pada nadia
ayahnya nadia bertanya padanya
ayah : ” Nadia apa kamu bisa mengendarai sepeda motor ? “
nadia merasa bingung kenapa ayahnya menanyakan hal itu padahal ia tahu bahwa nadia bisa mengendarai motor.
nadia menjawab pertanyaan ayahnya
Nadia : ” Bisa ayah “
lalu ayahnya kembali bertanya padanya
Ayah : ” Nadia , Hidup ini ibarat mengendarai motor nak, jalanan panjang adalah kehidupan yang harus kita tempuh dan motor hanyalah alat dan kamulah pengemudinya, yang pasti kamulah yang seharusnya lebih tahu kemana arah tujuan perjalanan motormu dan kamu juga yang menentukan apakah kamu mesti berjalan lambat, cepat ataukan justru berhenti ditengah jalan.
Motor itu kamulah pengemudinya, dan Hidup kamu maka kamulah penentunya nadia.
Coba kamu perhatikan bagian-bagian yang ada di motor kamu ada apa saja :

  1. Mesin , pada bagian mesin merupakan salah satu bagian elemen terpenting , tanpa mesin motor kamu tidak akan bisa bergerak maju  ,artinya  apa bila kamu memiliki tujuan maka kamu butuh mesin penggerak agar tujuanmu tercapai dan mesin penggerak itu adalah motivasi dalam dirimu.
  2. Gas dan Rem , fungsi ini untuk maju dan berhenti, jika situasi bagus dan jalan mulus silahkan kamu gas namun bila sebaliknya maka kamu harus menekan rem agar dirimu selamat.
  3. Stang atau stir , perjalanan tidak selalu lurus , terkadang ada belokan  atau tanjakan  maka sudah seharusnya kita bisa mengendalikan diri kita.
  4. Kaca spion , yang berfungsi melihat situasi di belakang, kita perlu melihat masa lalu untuk suatu pelajaran atau pengalaman , tapi jangan berlama lama melihat kebelakang karna akan berakibat fatal dan mencelakakan.
  5. Knalpot , berfungsi sebagai pembuangan gas yang tidak di perlukan, artinya buanglah hal-hal negatif dalam diri kita sehingga kehidupan kita akan terjaga dengan baik.

Mendengar penjelasan dari ayahnya itu, nadia menangis tersedu-sedu sambil memeluk kedua orang tuanya dan berjanji akan memperbaiki dirinya.

Tinggalkan Balasan