Sebuah kisah

Nilai sebuah ilmu pengetahuan

Sebuah mesin komputer server rusak dan tidak ada satu orangpun yang dapat memberbaikinya ,di dalam mesin komputer server tersebut tersimpan data penting para pelanggan.

lalu perusahaan tersebut memerintahkan untuk meminta bantuan jasa perbaikan komputer (jasa service computer) yang sudah senior (berpengalaman) dalam hal menangani masalah komputer server tersebut.

Tibalah di tempat teknisi komputer tersebut dan dia mulai memeriksa mesin komputer dari setiap sudut dengan sangat hati-hati. Setelah melihat semuanya, si teknisi merogoh tasnya dan mengeluarkan penghapus kecil.

Dia mencopot perangkat memory yang menempel pada komputer tersebut dan menggoreskan atau menggosok-gosok penghapus yang ia ambil tadi ke memory komputer tersebut.

lalu setelah itu kemudian komputer server tersebut dapat di gunakan kembali.
si teknis mengatakan “Komputernya sudah selsai di perbaiki!”

2 hari kemudian perusahaan pemilik komputer server itu mendapatkan tagihannya sebesar Rp.10.000.000 dari si tekni komputer.

“Apa?! kata bos pemililk perusahaan tersebut. “Anda hampir tidak melakukan apa apa. Kirimkan tagihan terperinci kepada kami.”

Jawabannya sederhana :
Mencopot memory komputer : Rp.100.000
Membersihkan memory komputernya : Rp.9.900.000

Setelah mendapatkan rincian tagihannya si bos tidak bisa berkata apa apa dan akhirnya bos pemilik perusahaan mentransfer dana sesuai dengan tagihannya.

Catatan penulis :

Terkadang kita sering kali memandang rendah hal yang di anggap itu mudah untuk di kerjakan ketika kita sudah di beri tahu caranya. ” Ohw cuma begitu doang” kata ini yang biasa sering di ucapakan banyak orang.

Seharusnya kita harus lebih menghargai , karna begitu pentingnya menghargai keahlian dan pengalaman seseorang . Mengapa ? karna mungkin saja pengalaman tersebut adalah hasil kristalisasi tekad, perjuangan, percobaan hingga air mata.

if i do a job in 30 minutes it’s because i spent 10 years learning how to do that in 30 minutes.
you owe me for the years,not the minutes.

(Jika saya sanggup menyelsaikan pekerjaan dalam waktu 30 menit, hal ini karena saya menghabiskan waktu 10 tahun untuk belajar bagaimana melakukan tersebut dalam 30 menit. Anda membayar saya untuk 10 tahun tersebut, bukan 30 menit tersebut).

Kalimat di atas mengajarkan kita agar dapat menghargai dan bijak menghormati hasil suatu kerjaan orang lain.
dan ketika kita tidak menghargai orang lain maka itu artinya kita sedang merendahkan diri sendiri.

Keahlian dan pengalaman mahal harganya , saya setuju.

Tinggalkan Balasan